Oleh FRANS OBON
PEKAN terakhir November, hujan lebat melanda Flores. Bagaikan kita sedang menumpahkan air dari baskom. Awan pekat. Gelap. Saya mulai cemas. Karena Sabtu, 29 November 2008, Flores Pos akan menggelar diskusi dengan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Manggarai Barat, Rafael Arhat. Dua hari sebelumnya saya mendapatkan konfirmasi dari Kepala Bappeda bahwa dia akan menggunakan pesawat terbang dari Labuan Bajo ke Ende. Dia bilang sudah membeli tiket pesawat. “Terima kasih. Kami menunggu,” timpal saya. Saya juga bilang padanya bahwa kesempatan ini akan juga digunakan para mahasiswa Manggarai di Ende untuk menggelar diskusi bersama. Termasuk melibatkan tokoh-tokoh Manggarai di Ende yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Manggarai (IKM) di Ende.
