Tampilkan postingan dengan label proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proyek. Tampilkan semua postingan

06 Mei 2014

Klaim-Mengklaim

Oleh FRANS OBON
Tahun 2014 dibaptis oleh sejumlah kalangan sebagai tahun politik. Penamaan itu merujuk pada dua peristiwa penting dalam kehidupan bangsa Indonesia yakni Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden. Dengan demikian dalam dua bulan terakhir sebelum Pemilu Legislatif pada 9 April 2014, aktivitas politik para calon anggota legislatif meningkat. Safari politik dari kampung ke kampung makin gencar dan serentak pula aktivitas politik makin memperlihatkan citra politik sebagai “sebuah berkah” musiman.
Di tengah hiruk pikuk politik itu, kita mendapatkan fenomena baru di dalam praktik politik kita yakni klaim-mengklaim program yang diturunkan ke masyarakat perdesaan. Hal ini dilakukan baik oleh calon anggota legislatif daerah maupun calon legislatif  di Senayan. Salah satu contoh yang dapat kita sebutkan adalah Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP). Disebutkan bahwa ada calon anggota legislatif tertentu mengklaim bahwa program tersebut adalah hasil dari perjuangannya dan perjuangan partai tertentu (Flores Pos, 3 Februari 2014 dan Flores Pos, 17 Januari 2014).

12 April 2010

Proyek Jadi Sumber Masalah

Oleh Frans Obon


Pengadilan telah menjatuhkan vonis penjara kepada para terdakwa dalam kasus pembunuhan terhadap almarhum Yoakim Langoday. Ada banyak argumentasi, alasan, dan alibi yang mencuat dalam kasus ini. Kasus tersebut menyedot perhatian banyak orang tidak saja di Kabupaten Lembata tetapi di daerah lainnya.

Dari pemberitaan media, khalayak umum tahu bahwa motif dari kasus ini tidak lain adalah kekecewaan terhadap tender proyek pemerintah di Dinas Perikanan dan Kelautan Lembata. Para terdakwa kecewa karena tidak memenangkan tender proyek di dinas tersebut.